Trip 3 Hari di Jepang by (Tomi Tri Buana)

Dulu cuma bisa bermimpi untuk bisa menjejakkan kaki di Jepang , jangankan itu untuk membayangkannya saja saya tak berani karena sungguh itu tidak mungkin .

Tapi Tuhan punya rencana lain , saya pun diberi jalan untuk bisa melihat negeri matahari terbit ini , negeri yang selaras budaya serta teknologinya dan negeri yang indah alamnya.

Bahkan jauh-jauh hari , enam bulan sebelum berangkat saya sudah searching dan baca-baca thread baik di kaskus, facebook, trip advisor dll .

Agak berlebihan mengingat perjalanan yang hanya tiga hari. Bahkan tiket bus saya pesan tiga bulan sebelum berangkat (hehe over excited ya).

Jam tiga sore 26 oktober 2015 berangkat dan tiba di Osaka KIX jam 10 malam. Sempet agak takut dan gusar setelah baca-baca di Group Backpacker Dunia terkait WNI yang dideportasi dari Jepang, tapi alhamdulillah, ketika sampai dan di depan imigrasi semuanya lancar, tak sampai 30 detik urusan imigrasi kelar .

Setelah lewat urusan bea cukai, kita menuju ke lantai 2 deket lawson setelah baca-baca sleeping in airports katanya di sana lapaknya banyak dan enak buat tidur, eh taunya udah penuh. Dan setelah ngubek ngubek akhirnya dapet juga lapak di lantai tiga di international arrival, banyak bangku-bangku panjang yang bisa dipakai untuk tidur, sudah terlihat beberapa turis yang tidur dan ngecas hp disana .
Prayer room di osaka kix adanya di lantai tiga ujung sebelah kiri.

Setelah selesai urusan lapak, mulai menyesuaikan suhu di Jepang, kita pun tidur pulas hingga pukul setengah enam. Lanjut cari makan, mutusin buat makan di u-don kix di lantai 2.
Ini u-don sanuki yang ada di kix osaka international airport, kalo ga salah ada di lantai dua terminal 1 bandara kix osaka.
Lanjut ya, tanggal 27 oktober paginya sekitar jam 8 pagi kita menuju kyoto naik haruka , perjalanan sekitar 1,5 jam kita sampai di kyoto station naik kereta jr ke inari station. Kita explore fushimi inari sampe jam 1 siang lah. Dan abis itu balik lagi ke kyoto station buat cari makan. 
Ini gate-gate yang ada di fushimi inari, Kyoto, Jepang. Caranya dari stasiun kyoto ambil line jr menuju inari . Dan langsung keluar stasiun inari bakal keliatan gatenya, kalo mau kesini agak naik lagi ya. Ongkosnya kemarin kesini 280 yen dari stasiun kyoto.

Setelah kelar kita langsung naik jr lagi ke saga arashiyama, sengaja cari jalur anti-mainstream lewat jalan yang masuk perumahan warga, dan ya tersesat, haha, tapi syukurlah masih bisa ketemu jalan yang bener menuju bamboo groovesnya dan naik sampe ke puncak. 
Pemandangan di arashiyama, Kyoto,Jepang. Caranya dari jr kyoto ke jr saga arashiyama (jr sagano) harga tiket jrnya 240 yen.


Kita disini sampe jam lima sore, abis itu balik lagi ke kyoto station dan balik lagi ke kyoto tower buat sightseeing dan cari tempat makan lagi . Sampe jam 22:30, kitapun bersiap naik willer bus di stasiun depan ibis hotel kyoto. Perjalanannya lancar dan aman, hingga keesokan harinya tiba di Tokyo di shinjuku west exit.
Ini mushola yang ada di kyoto tower, Kyoto, Jepang, lantai tiga di deket information center kalo mau pake mesti daftar dulu sama mbak-mbaknya. Caranya ya langsung keluar dari stasiun kyoto kelihatan kok kyoto towernya.

Bangun pagi tau-tau udah di tokyo dan berada di kerumunan bangunan tinggi , dan yang merepotkan itu ya di stasiun shinjuku karena saking luasnya sampe muter muter cuma buat nyari jalur exit yang bener walaupun uda nanya sama warga lokal dan pake gmaps juga , hingga akhirnya ketemu juga capsule hotelnya di wilayah kuyakusho deket dengan stasiun shinjuku sanchome. 
Ini di shinjuku kuyakusho-mae , Shinjuku , Tokyo , Jepang,tempatnya enak kok walau sekelas capsule hotel , mandinya ala ala onsen gitu . Cara kesini dari shinjuku sanchome sta. dan akan ada jalan kuyakusho , lebih mudah lagi misal tau shinjuku ward karena seberangan persis sama capsule hotel. 275ribu per malamnya
Ini di shinjuku kuyakusho-mae , Shinjuku , Jepang ,tempatnya enak kok walau sekelas capsule hotel.

Naruh tas disana dan lanjut jalan lagi menuju shibuya .
Sempet beberapa kali bolak-balik buat dapetin foto yang bagus , hehe , tapi asik juga ngeliat kehectic-an mereka di shibuya crossing , saking excitednya sampe jam 11 kita di shibuya . Lanjut , tujuan selanjutnya harajuku , tapi ternyata saya salah line malah naik line yang searah dengan odaiba , karena udah jauh tersesat sekalian aja main ke odaiba , dari shimbashi kita menuju daiba station naik yurikamome , kereta yang jalan tanpa awak.
Foto diambil di odaiba, Tokyo, Jepang. Ini kita di daiba ga jauh dari stasiun tinggal lurus dan ketemu patung ini . Caranya dari shinbashi station menuju daiba station naik yurikamome harga tiket 320 yen.


Gundaaaam ! Tepatnya ada di luar daiba diver city , Odaiba, Tokyo, Jepang. caranya dari shimbashi naik yurikamome ke daiba stasiun harga tiket 320 yen

Setelah hunting foto di depan fuji tv , liberty jepang dan gundam . Menuju ke asakusa , balik naik yurikamome lagi menuju shimbashi kemudian naik metro ginza line menuju asakusa .Tiba di asakusa lanjut foto-foto dan kemudian balik lagi ke shinjuku untuk istirahat dan tidur .

Hari terakhir di Jepang , jam 8 menuju shinjuku highway bus , letaknya ada di dekat McD shinjuku , atau lebih mudahnya deket dengan yodobashi camera shinjuku , lalu beli toku pack seharga 7500 Yen udah include tiket bus pp kesana , dan masuk wahana permainan. 
Kita ambil tokuq pack seharga 7500 yen semua udah include untuk tiket bus pp menuju fujiq dan masuk wahana , ada beberapa wahana yang ga inc 

Ini gerbang masuk fujiq highland.

Sengaja kesini karena bener bener sedikit orang Indonesia yang tau betapa kerennya tempat ini , serta gilanya roller coaster disini . Dan juga biat saya anti mainstream gitu.

Disini kebanyakan wisatawan lokal , dan ga ketemu sama orang Indonesia disini . Untuk naik satu wahana saja bisa sampe 2 jam nunggu dan yang pertama dinaiki adalah eejanaika , roller coaster empat dimensi , bener bener terasa sensasinya , dan terasa sangat menantang. 
Ini jalur dari eejanaika! Beneran kerasa pusingnya sampe sekarang.

Walaupun ngantre hampir dua jam lebih tapi worth it lah untuk kejutan kejutannya , hehe . Kemudian yang kedua adalah fujiyama , roller coaster yang ga kalah gila , udah ngebut malah dihempasin di atas ketinggian 70 m.

Karena menurut saya udah cukup , lalu foto foto lagi di depan pohon pohon yang udah memerah sampe jam 7-an dan balik lagi ke shinjuku untuk naik willer bus lagi ke osaka dan pulang ke tanah air lagi keesokan harinya.

Walaupun cuma tiga hari , tapi saya senang dengan Jepang , orangnya, cuacanya juga . Berharap semoga tahun depan bisa kembali lagi saat musim semi tahun depan .


Tips:
* kalau naruh tas di loker pastiin itu loker berada di luar stasiun maksudnya ga mesti beli tiket untuk kedalem lagi
* jangan sungkan bertanya dengan orang Jepang , bahkan orang yang sangat jutek sekalipun bisa berubah 180 derajat kalo kita nanya sama mereka , langsung mereka bantu jawab dan arahkan
* kalau mau foto sama anak sma atau orang jepang di objek wisata , misal mereka mau foto kita deketin aja dan tawarin diri mau dibantuin ambil foto ga , kalau mereka mau kemudian gantian dan sekalian modus buat ngajak selfie serta foto bareng. :D 

Comments
0 Comments

0 komentar :